Amerika Serikat (Negara
Pertanian Terbesar Di Dunia) - Selama ini orang
menganggap Amerika Serikat adalah Negara yang dipadati gedung bertingkat, padahal banyak orang Amerika
yang justru hidup bertani.
Sebleum orang-orang Eropa datang ke Benua Amerika , penduduk
asli Amerika yang bernama suku Indian telah menanam jagung. Jadi umur perkebunan
jagung di Amerika telah ribuan tahun!
Nah ...waktu orang–orang
Eropa dari brbagai negaa mulai berdatangan, ertanian semakin meluas di sana.
Teknologi pertanian di Amerika semakin maju lagi sejak abad
ke-19, saat banyak mesin dan teknologi mesin di temukan. Kemajuan teknologi ini sampai ke Amerika, tetapi tidak membuat
orang Amerika meninggalkan pertanian, justru pertanian di sana semakin
berkembang. Mesin dan teknologi yang di temukan itu juga di gunakan untuk
meningkatkan hasil dan mutu pertnian.
Seperti penerapan ilmu Biologi untuk mencangkok tanaman,
agar hasil buahnya lebih bagus dari pada tanaman induknya. Ilmu pertanahan
berguna untuk mengelola tanah pertanian dan mengatur sistem irigasinya. Jadi kemajuan
teknologi ini malah membuat pertanian di Amerika semakin maju buktinya lahan
pertanian pun semakin meluas.
Kebanyakan lahan pertanian di Amerika ditanami jagung,
jerami, dan gandum . tanah pertanian yang utama di gunakan untuk menghasilkan
makanan dan serat-seratan .
Kini Amerika Serikat merupakan salah satu negara pengekspor
hasil tani terbesar di dunia. Komoditasnya pun lengkap dan berkualitas sangat
baik. Mulai dari sayur-sayuran , buah-buahan, ayam potong, daging sapi, susu,
hingga ke tembakau sampai biji-bijan.
Bahkan komoditasnya
yang dulunya tidak ada di sana, sekarang menjadi banayak juga. Salah satunya
adalah kedelai, yang baru di perkenalkan di Amerika pada tahun 1950-an. Amerika Serikat kini
menjadi salah satu pengekspor kedelai terbesar dan terbanyak.
Tahukah kamu, siapa salah satu importir kedelai Amerika? Indonesia.
Petani indonesia jangan mau kalah dong!!!
Teknologi
Peralatan pertanian di Amerika sudah sangat modern. Di Amerika traktor sudah di pakai sebagai penarik
alat-alat lainnya, seprti mesin pencangkul, pemupuk, penanam benih, pemotong
dan pemanen. Bahkan beberapa traktor dapat menjadi sumber daya untuk mesin
lainnya. Dengan adanya alat atau mesin-mesin modern ini, kegiatan bertani lebih
mudah.
Jangan heran saat berkunjung disana, kalian akan melihat
para petani menggunakan pesawat terbang kecil untuk menyemprotkan antihama atau
menyirami ladang-ladang mereka.
Rumah Pertanian
Kehidupan para petani
di ladang-ladang pertanian Amerika Serikat menjadi salah satu gaya hidup
pedesaan yang khas. Salah satu bagian yang terpisahkan dari ladang-ladang
tersebut adalah rumah pertanian (farm
house).
Rumah rumah pertanian disana berukuran besar dengan
langit-langit tinggi dan berhalaman luas. Rumah-rumah tersebut sekarang sudah
menjadi tradisi rumah pertanian di Amerika
Serikat.
Hasil Tani Utama
Hasil tani utama yang di hasilkan para petani Amerika berupa gandum, kacang kedelai, beras, kapas,
dan tembakau. Hasil tani ini sebagian besar di ekspor ke luar negeri.
Gandum merupakan tanaman yang telah di tanam sejak dahulu
kala. Tetapi, tahukah teman-teman, sebenarnya kacang kedelai merupakan tanaman
yang masih baru di Amerika Serikat?
Kedeli mulai baru ditanam di Amerika sejak tahun 1950-an. Sebelumnya
tanaman kedelai hanya digunakan sebagai pupuk, atau untuk makanan ternak. Namun
setelah kemajuan ilmu semakin pesat, berbagai penelitian membuktikan bahwa kedelai
sangat banyak manfaanya. Sejak saat itulah kedelai mulai di tanam secara
besar-besaran di Amerika Serikat.
Negara-negara yang mengimpor kedelai Amerika Serikat adalah Rusia, Jepang, Indonesia, dan beberapa
negara lain di Afrika.
Di antara begitu banyak hasil tani Amerika, Indonesia,
mengimpor tanaman berupa kacang kedelai, gandum,kapas produk olahan susu, dan
pakan ternak,sayang bukan?
Beberapa tanaman ini seharusnya dapat kita hasilkan sendiri
di tanah Indonesia yang subur dan makmur.